Rabu, 19 November 2014

Pengertian Iklan, Promosi, dan Alasan Perlunya UKM Menggunakan Media Iklan

Iklan:
Iklan adalah salah satu berita atau satu pesan untuk mendorong sebuah produk menjadi laris, atau membujuk khalayak ramai agar tertarik pada barang, jasa dan usaha yang di tawarkan. Komponen lain dari Iklan itu sendiri adalah adanya barang atau jasa yang di tawarkan kepada seluruh konsumen melalui media online, tv, radio, dan jejaring lainnya.

Pengertian Iklan diperluas lagi bukan hanya barang,jasa/usaha yang di tawarkan, kita mengenal adanya istilah “Iklan Online“. Dalam sebuah iklan tersebut terdapat isi iklan yang bersifat membujuk seseorang untuk melakukan pemasangan iklan di website tersebut, ada dengan istilah untuk membeli barang, jasa/usaha tertentu. Iklan Online, menawarkan suatu kondisi ideal untuk masyarakat melalui media online.

Salah satu berita iklan baris gratis ini yang paling terkenal adalah sebagai media online untuk mempertemukan penjual dengan pebeli, sebutan umum untuk sebuah bentuk media yang berbasis telekomunikasi dan multimedia (baca-komputer dan internet). Didalamnya terdapat portal, website (situs web), radio-online, TV-online, pers online, mail-online, dll, dengan karakteristik masing-masing sesuai dengan fasilitas yang memungkinkan user memanfaatkannya.

Sedangkan pengertian iklan menurut para Ahli :
Pengertian Iklan Menurut Courtland L.Bovee  : ”Iklan adalah komunikasi nonpersonal informasi biasanya dibayar dan biasanya persuasif di alam tentang produk, jasa atau ide oleh sponsor diidentifikasi melalui berbagai media.” (Bovee, 1992, hal 7.).

Pengertian Iklan Menurut : Kotler (2002:658), periklanan didefinisikan sebagai bentuk penyajian dan promosi ide, barang atau jasa secara nonpersonal oleh suatu sponsor tertentu yang memerlukan pembayaran.

Pengertian Iklan Menurut Rhenald Kasali (1992:21), secara sederhana iklan didefinisikan sebagai pesan yang menawarkan suatu produk yang ditujukan oleh suatu masyarakat lewat suatu media.
Pengertian Iklan Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia : “berita atau pesan untuk mendorong, membujuk khalayak ramai agar tertarik pada barang dan jasa yang ditawarkan.”

Iklan Terbagi menjadi beberapa Jenis Iklan Dan Contohnya :
Iklan Informatif /Informative Advertising
ciri -ciri iklan Informatif :
1. Menjelaskan kepada konsumen cara kerja produk
2. Mengurangi ketakutan konsumen
3. Mengoreksi kelebihan dan kekurangan produk
4. Produk baru yang sudah ada
5. Bertujuan untuk membentuk atau menciptakan kesadaran/pengenalan dan pengetahuan tentang produk atau fitur-fitur
6. Menginformasikan perbahan harga dan kemasan produk

Contoh iklan Informatif:
Iklan produk elektronik misal: Sony Ericson Z550i yang memberikan informasi seputar fitur-fitur di dalamnya.

Iklan Persuasif/ Persuasive Adversiting
Iklan Persuasif Memiliki ciri:
1. Menganjurkan orang lain untuk membeli
2. Mengubah presepsi / cara pandang konsumen
3. Membujuk konsumen untuk membeli barang
4. Mengunaka barang dan jasa
5. Mempersuasif khalayak untuk memilih merk tertentu
6. Bertujuan untuk menciptakan kesukaa, prefrensi dan keyakinan sehingga konsumen mau membeli

Contoh iklan Presasif:
Iklan televisi samsung yang memberikan presepsi kelebihan dan kekurangan tv samsung di banding tv merk lain, sehingga konsumen pun ada presepsi bahwa merk samsung merupakan merk terkenal dan berkualitas.

Iklan Reminder / Reminder Adversiting
Ciri-ciri iklan Reminder:
1. Menjalin hubungan baik denga konsumen
2. Mengingatkan pembeli dimana bisa membeli dan mendapatkan produk tersebut
3. Menjaga kesadaran akan produk (consumer’s state of  mind)
4. Bertujuan untuk mendorong pembelian ulang barang dan jasa
5. Mengingatkan bahwa suatu produk memiliki kemungkinan akan sangat dibutuhkan dakam waktu dekat

Contoh iklannya seperti iklan kesehatan, yang mengingatkan kita pentingnya menjaga kesehatan dari pada mengobati.


Promosi:
Promosi adalah suatu usaha dari penjual/produsen dalam menginformasikan barang/jasa kepada pembeli/konsumen, agar pembeli/konsumen itu tertarik untuk melakukan transaksi pembelian atau pertukaran atas produk barang/jasa yang dijual atau ditawarkan.

Promosi merupakan salah satu alat komunikasi antara penjual dengan pembeli yang sangat diperlukan dalam kegiatan usaha bisnis. Dengan promosi penjual bisa menyebar luaskan informasi usaha bisnis, mempengaruhi pembeli/konsumen, dan juga bisa mengingatkan agar barang/jasa yang kita jual tidak terlupakan dari benak para konsumen. 

Dengan dilakukannya kegiatan Promosi bisa membuat sebuah usaha semakin dikenal dan diketahui oleh banyak orang. Jika sudah dikenal dan diketahui oleh banyak orang maka kemungkinan pembeli barang/jasa yang dijual akan semakin banyak. Jika pembelinya banyak pastinya kesempatan memperoleh keuntunganpun akan semakin terbuka lebar dan usaha bisnis juga akan semakin berkembang menjadi lebih besar.

Tujuan Promosi:
1. Menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial
2. Untuk mendapatkan kenaikan penjualan dan profit
3. Untuk mendapatkan pelanggan baru dan menjaga kesetiaan pelanggan
4. Untuk menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi lesu pasar
5. Membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing
6. Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan.


UKM:
Usaha Kecil dan Menengah atau yang biasa disingkat UKM adalah suatu bentuk usaha dengan skala yang tidak terlalu besar dan jumlah karyawan yang sedikit. Usaha jenis ini biasanya merupakan usaha rintisan yang kemudian melebarkan sayap menjadi perusahaan besar. Salah satu aktivitas yang tidak bisa lepas dalam dunia usaha apapun adalah promosi. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan suatu produk kepada konsumen sekaligus menarik minatnya untuk membeli produk yang dipromosikan. Salah satu bentuk promosi yang sering dijalankan oleh para pengusaha UKM adalah dengan beriklan.

Contoh iklan yang bisa kita jadikan acuan adalah iklan yang memiliki tujuan tertentu. Artinya kita harus mengetahui apakah iklan yang akan kita sebarkan hanya berfungsi untuk mengenalkan produk baru saja atau juga mempromosikan usaha yang kita bangun. UKM pada umumnya dijalankan dengan modal yang kecil sehingga penting bagi kita untuk memilih media iklan yang tidak terlalu mahal namun bisa dipakai terus-menerus. Beberapa media iklan yang sering kita jumpai diantaranya:
  • Poster
  • Spanduk
  • Brosur
  • Pamflet
  • Website
Contoh iklan berupa spanduk, poster, pamflet adalah salah satu media yang ideal karena memiliki daya tahan yang tinggi. Kita hanya perlu memasangnya sekali untuk memajang gambar produk selama beberapa bulan. Kelemahannya ada pada mahalnya biaya sewa tempat jika kita memilih untuk meletakkan spanduk tersebut pada tempat yang strategis. Biasanya anda akan dibebankan uang sewa untuk pemasangan dalam kurun waktu tertentu.

Alternatif  lain bisa menggunakan brosur yang bisa anda bagikan kepada orang terdekat atau tetangga. Pastikan kualitas brosur yang anda cetak cukup baik dan mudah terbaca oleh siapa saja. Media cetak dengan kualitas yang buruk  akan membuat orang malas untuk meliriknya bahkan akan membuangnya setelah anda menyebarkan brosur. Usahakan untuk memakai kertas berwarna agar lebih mencolok. 

Menggunakan Website, yaitu  Yellow Pages. Siapa yang tidak tahu Yellow Pages?  Halaman-halaman kuning yang terlampir di setiap buku telepon ini memuat ratusan bahkan ribuan usaha kecil di sekeliling kita. Yellow Pages adalah media yang tepat bagi UKM untuk mempromosikan produk/layanannya.
Seiring dengan perkembangan zaman, banyak hal telah berubah, terutama yang berkenaan dengan teknologi. Saat ini ada lebih banyak orang menggunakan telepon selular dan komputer tablet. Mereka bahkan mengakses internet melalui perangkat-perangkat tersebut setiap hari. Maka ada baiknya jika Anda mentransformasikan promosi Anda di Yellow Pages ke bentuk yang lebih modern, yaitu website, yang bisa diakses di mana saja dan kapan saja.

Membangun kredibilitas Anda
Perkembangan teknologi telah membawa tren tersendiri bagi para calon konsumen. Biasanya calon konsumen lebih percaya pada kredibilitas perusahaan/ produk/ layanan yang memiliki website. Kebanyakan dari mereka menganggap bahwa dengan memiliki website, maka perusahaan/ produk/ layanan tersebut bonafide. Jadi, bangunlah kredibilitas perusahaan/ produk/ layanan Anda dengan membangun website.

Memudahkan calon konsumen mendapatkan produk Anda
Dengan menampilkan perusahaan/ produk/ layanan Anda pada website yang Anda buat, maka akan lebih memudahkan konsumen untuk mendapatkan apa yang Anda tawarkan. Calon konsumen tinggal mencari di internet dan menghubungi Anda untuk mendapatkan produk/ layanan Anda. Tentu saja ini akan meningkatkan penjualan dan pendapatan Anda.

Iklan yang hemat biaya
Tahukah Anda bahwa website adalah sebuah bentuk iklan yang hemat biaya? Coba bandingkan dengan memasang iklan di media seperti koran, majalah, radio, maupun televisi. Membangun website relatif lebih murah jika dibandingkan dengan dengan beriklan di media massa. Bandingkan saja berapa yang Anda keluarkan untuk membuat website dan untuk pengelolaannya selama satu tahun? Jika Anda menggunakannya untuk iklan di media massa, mungkin hanya bisa membiayai pemasangan iklan selama tidak lebih dari satu minggu saja.
Selain itu, sebaran iklan di media massa juga terbatas pada regional tertentu. Berbeda dengan website yang dapat diakses dari belahan dunia mana pun. Jadi benar bahwa website adalah sebuah bentuk iklan dengan harga yang jauh lebih murah.

Hemat waktu dan tenaga
Dengan membangun website dan menampilkan informasi-informasi seputar produk/ layanan yang Anda tawarkan, maka Anda akan menghemat waktu dan tenaga untuk mempromosikan produk/ layanan Anda.
Akan lebih bagus lagi jika Anda menuliskan halaman khusus FAQ,  yaitu halaman yang berisi tentang pertanyaan-pertanyaan seputar produk/ layanan Anda dan beserta jawabannya. Dengan demikian, Anda telah menghemat banyak waktu dan tenaga untuk menjelaskan produk/layanan Anda kepada para calon konsumen tanpa mengurangi daya tarik perusahaan Anda untuk mendapatkan pelanggan potensial.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar