Jumat, 02 Desember 2016

lelaki sepenggal kenangan

Apa kabar akyan sayang ?
Boleh ga ayi kangen kamu? 
Ayi kangen kamu banget. Kangen dengan segala perhatian kamu. Kangen dengan segala waktu yang pernah kita lewati bersama. Kangen dengan segala tingkah manja kamu yang dulu buat aku tambah sayang banget sama kamu. Kangen dengan pelukan kamu yang  bisa tenangin hati ayi. Kangen belaian manis yang selalu kamu daratkan untuk mengusap rambutku. Ayi kangen masa-masa bareng kamu...

Ayang apa ayang lupa? Ayi sayang ayang, masih sayang banget sama ayang... Baik-baik ya ayang sama dia... jangan nakal, jangan mainin dia, kan kamu udah milih dia... Jadi jangan sia-siain dia ya sayangku...
Ayang jelek, ayang bucuk... Boleh ya ayi kangenin ayang, boleh ya? Please...Ayi kangen sama ayang, ayi sayang sama ayang. Ayi tau sayang ayang nggak lagi disini, ayang bukan buat ayi, ayang udah bahagia sama dia, tapi bolehkan ayi inget tentang kita yang dulu?
Ayang  udah makan belum? jaga kesehatan, jangan suka tidur malem-malem nggak baik buat kesehatan ayang... Ayang apa ini yang kamu rasain dulu? Ayang maafin ayi yah dulu pernah giniin ayang, Ayang ayi tahu sekarang sakitnya... Ayang ayi minta maaf :'(

Ayang boleh ya Ayi inget-inget dan kenang kita yang dulu, boleh ya yang...


Ayang inget waktu ayang kasih kado ulang tahun ini buat ayi? Ayang tahu gak perasaan ayi waktu itu? seneng banget yang... ayang makein cincinnya di jari manis ayi, di pantai yang biasa sering kita kunjungi, ayi bahagia punya ayang yang...


Terus, ayang inget waktu ayi masakin kamu spaghetti dirumah iis? 

Ayang inget waktu itu ayang sering ajak ayi main di pantai? 


Waktu kita makan telor setengah mateng ternyata ayi ngga suka dan ayang yang habisin? Masih banyak lagi yang kenangan kita, Ayang inget.............? Maaf ya yang kalo ternyata  kenangan itu bikin ayang sakit... Ayi rela semua kenangan kita ayang lupain... Biar ayi yang simpan semua kenangan itu abadi di hati. 


Ayang sakit ya rasanya berdiri, jalan, bahkan berlari tanpa kamu di samping ayi, sakit ya yang... ayang ayi kangen waktu kamu ingetin ayi buat jangan males makan, ayi kangen kamu ucapin met bobo buat ayi, ayi kangen kamu yang...

Ayang kamu bahagia kan sama dia? 
Ayang kamu  seneng kan sama dia? 
Ayang dia lebih baik kan dari ayi? 
Ayang bucuk terus senyum ya, ayi nggak mau lagi liat ayang nangis... Cukup ayi yang pernah buat kamu sengsara.

Yang kalau ayi nggak bisa tanpa ayang, ayi harus gimana? Yang ayi harus lakuin apa biar ayi bisa kuat tanpa ayang? Ayang ayi capek pura-pura kuat... 


Ayang  apa bahumu masih untuk ayi? Atau sudah bukan lagi? Yang apa ayi ayang perbolehkan untuk menaruh kepala ini di bahu itu? Ayi lelah berdiri sendiri tanpa ayang, ayi lelah berjalan dan hadapi semua ini sendiri. Ayi lelah yang... 

Ayang harus janji satu hal ke ayi. Ayang harus sukses yah... Ayang ayi sayang ayang, ayi sayang kamu sayang sayang dan selalu sayang kamu...

Apa ayang inget ayi disini? Ayang maaf ayi  lancang harusnya ayi tahu ayang udah sama yang lain, yang lebih baik dari ayi. Maaf ayi masih terlalu mengharapkan ayang, maaf ayi masih sayang dan menaruh harapan itu..

Ayang ini nggak mudah buat ayi, semua ini nggak mudah yang... Ayi butuh ayang, tapi ayang bahagia dengannya. Ya mungkin ini karma ayi...

Ayi sayang ayang, ayi masih disini menunggu ayang pulang... Temukan jalan pulang ya sayang, ayi bantu ayang dengan doa..
 Tapi yang... Kalau memang ayang lebih bahagia dengan dia, ayi yang akan terima, ayi akan mencoba berdiri, berjalan, dan berlari tetap bersamamu disini, di hatiku.

Tersenyumlah sayang, ayi ikhlas dengan semua ini... maaf kasar, ayi hanya berharap kamu berfikir ayi baik-baik saja...

Bahagialah dengannya, meski ayi akan terluka ayi mendukung kebahagiaan ayang. Ayang selalu pantas untuk bahagia. 

Dan ayang selalu dapatkan tempat disini... Di hati ayi selamanya 



untukmu,
pulanglah kehatiku rumah ternyamanmu.


Jurnal mengenai Going Concern

ANALISIS PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KEMUNGKINAN PEMBERIAN OPINI AUDIT GOING CONCERN OLEH AUDITOR INDEPENDEN

Peran investor saat ini turut memberikan andil besar dalam mendanai kegiatan operasional perusahaan melalui penanaman modal saham dan tentunya mengharapkan adanya return yang besar atas investasi yang telah dilakukannya. Oleh karena itu dalam menjalankan usahanya, perusahaan dituntut tidak hanya meningkatkan laba semata, melainkan mengoptimalisasi kinerja perusahaan agar terhindar dari kesulitan keuangan, sehingga dapat menjaga kelangsungan hidup (going concern) usahanya secara terus menerus dan menerima opini audit non going concern dari auditor.
Going concern merupakan salah satu asumsi yang digunakan dalam menyusun laporan keuangan. Asumsi ini mengharuskan perusahaan memiliki kemampuan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya (going concern). Menurut Prapitorini dan Januarti (2007), kelangsungan hidup suatu usaha selalu dihubungkan dengan kemampuan manajemen dalam mengelola perusahaan. Jadi, bila auditor mengeluarkan opini going concern atas laporan keuangan perusahaan, hal ini berarti auditor menemukan adanya kesangsian besar terhadap kemampuan perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya.
Going concern adalah kelangsungan hidup entitas dan merupakan asumsi dalam pelaporankeuangan, sehingga jika entitas mengalami kondisi yang berlawanan dengan asumsi kelangsungan usaha, maka entitas tersebut menjadi bermasalah (Petronila, 2004). Dengan adanya going concernmaka suatu entitas (perusahaan) dianggap akan mampu mempertahankan kegiatan usahanya dalam jangka panjang, tidak akan dilikuidasi dalam jangka waktu pendek. Berdasarkan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP, 2004) maka dapat disimpulkan  bahwa opini audit going concernmerupakan opini yang diberikan oleh auditor untuk memastikan apakah perusahaan dapat mempertahankan kelangsungan usahanya. Auditor melalui opininya terangkum dalam laporan audit mulai diminta tanggung jawabnya untuk mengungkapkan kelangsungan usaha suatu entitas (Solikah, 2007). Auditor juga bertanggung jawab untuk menilai apakah terdapat kesangsian besar terhadap kemampuan perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya dalam periode tidak lebih dari satu tahun sejak tanggal laporan audit (SPAP Seksi 341, 2001).

          Penilaian dan opini auditor terhadap status kelangsungan hidup perusahaan sangat dibutuhkan para pengguna laporan keuangan terutama pihak investor dalam membuat keputusan investasi. Oleh karena itu auditor berperan penting dalam menjembatani antara kepentingan pengguna laporan keuangan termasuk investor dengan kepentingan perusahaan sebagai penyedia laporan keuangan. Informasi yang disajikan dalam laporan keuangan akan lebih dipercaya oleh investor dan pengguna laporan keuangan lainnya apabila auditor mengeluarkan opini audit wajar tanpa pengecualian atas laporan keuangan perusahaan sehingga dapat menjamin angka–angka akuntansi yang disajikan telah diaudit bebas dari salah saji material.  Dengan menggunakan laporan keuangan  yang telah diaudit, maka pemakai laporan keuangan dapat mengambil keputusan dengan benar sesuai dengan kenyataan yang sesungguhnya (Komalasari, 2004).
          Menurut Allan Chang (2004) dalam Iskandar et al., (2011) going concern adalah masalah yang paling umum yang timbul dari peningkatan kerugian, penurunan operasi, restruksturisasi dan pembubaran bisnis untuk perusahaan dengan tata kelola perusahaan (corporate governance) yang buruk. Hal ini menunjukkan bahwa kriteria probabilitas pemberian opini going concern oleh auditor tidak hanya berasal dari kinerja keuangan perusahaan yang seringkali diukur menggunakan rasio keuangan seperti pada penelitian–penelitian terdahulu, melainkan dapat juga diukur dari tata kelola perusahaan (corporate governance) itu sendiri.
Organization of Economics Coorporation and Development (OECD, 2004) mendefinisikan Corporate Governancsebagai suatu sistem dimana sebuah perusahaan atau entitas bisnis diarahkan dan diawasi. Sejalan dengan itu, maka struktur dari corporate governance menjelaskan distribusi hak-hak dan tanggung jawab dari masing-masing pihak yang terlibat dalam sebuah bisnis, yaitu dewan komisaris dan direksi, manajer, pemegang saham, serta pihak-pihak lain yang terkait sebagai stakeholders. Selanjutnya, struktur dari Corporate  Governance juga menjelaskan bagaimana aturan dan prosedur dalam pengambilan dan pemutusan kebijakan sehingga dengan melakukan itu semua maka tujuan perusahaan dan pemantauan kinerjanya dapat. Dieprtanggungjawabkan dan dilakukan dengan baik.
Perhatian akan corporate governance di Indonesia muncul karena terjadinya krisis ekonomi dan moneter pada tahun 1997-1999 yang kemudian berkembang menjadi krisis yang berkepanjangan. Krisis tersebut antara lain  terjadi karena banyak perusahaan yang belum menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) secara konsisten, khususnya belum diterapkannya etika bisnis. Untuk mengatasi masalah tersebut, berdasarkan Keputusan Menko Ekuin Nomor: KEP/31/M.EKUIN/08/1999 dibentuklah  Komite Nasional Kebijakan Corporate Governance (KNKCG) yang  mengeluarkan Pedoman Good Corporate Governance yang pertama dan telah beberapa kali disempurnakan, terakhir pada tahun 2004. Pedoman ini dikeluarkan bagi semua perusahaan di Indonesia termasuk perusahaan yang beroperasi atas dasar prinsip syariah dengan memuat prinsip dasar dan pedoman pokok pelaksanaan Good Corporate Governance.

Selain peraturan tersebut, pemerintah juga mengeluarkan beberapa peraturan yang mengharuskan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menerapkan prinsip-prinsip corporate governance. Peraturan tersebut diantaranya yaitu: (1).Keputusan Menteri Negara/Kepala Badan Penanaman Modal dan Pembinaan Badan Usaha Milik Negara No. Kep-23/PM PBUMN/2000 tanggal 31 Mei 2000 Tentang Pengembangan Praktek Good Corporate Governance (GCG) dalam Perusahaan Perseroan; (2).Surat Edaran Menteri PM-PBUMN No. S-106/M- PM.PBUMN/2000 tanggal 17 April 2000 perihal penerapan GCG yang baik  pada BUMN di Indonesia; (3).Keputusan Menteri Negara BUMN No. KEP-117/M- MBU/2002 tanggal 1 Agustus 2002 Tentang Penerapan Praktek Good Corporate Governance pada Badan usaha milik Negara. Keberadaan peraturan-peraturan tentang penerapan prinsip-prinsip corporate governancetersebut diharapkan dapat membawa tata kelola dan kinerja perusahaan kearah yang lebih baik lagi, sehingga keberlangsungan perusahaan  pun dapat terjaga. Namun pada kenyataannya, masih terdapat perusahaan yang belum menerapkan prinsip-prinsip corporate governance secara konsisten, sehingga menyebabkan timbulnya skandal pelaporan keuangan. PT. Kimia Farma Tbk. terdeteksi memanipulasi laporan keuangan dengan menaikan laba hingga Rp 32,7 milyar. PT. Indofarma melakukan praktik earning management dengan menyajikan overstated laba bersih senilai Rp 28,870 milyar, sebagai dampak dari penilaian persediaan barang dalam proses yang lebih tinggi dari yang seharusnya, sehingga harga pokok penjualan tahun tersebut understated

Jumat, 28 Oktober 2016

Apresiasi Budaya Dalam Etika Bisnis

ETIKA BISNIS
Etika pada dasarnya adalah standar atau moral yang menyangkut benar atau salah, baik atau buruk. Dalam kerangka konsep etika bisnis terdapat berbagai pengertian tentang etika perusahaan, etika kerja, dan etika perorangan, yang menyangkut hubungan-hubungan sosial antara perusahaan, karyawan, dan lingkungannya. Etika perusahaan menyangkut hubungan perusahaan dengan karyawan yang sebagai satu kesatuan dengan lingkungannya. Etika kerja berkaitan dengan antara perusahaan dengan karyawannya, dan etika perorangan mengukur hubungan antarkaryawan.

APRESIASI BUDAYA
Istilah apresiasi berasal dari bahasa inggris “apresiation” yang berarti penghargaan,penilaian,pengertian. Bentuk itu berasal dari kata kerja ” ti appreciate” yang berarti menghargai, menilai,mengerti dalam bahasa indonesia menjadi mengapresiasi. Apresiasi budaya adalah kesanggupan untuk menerima dan memberikan penghargaan, penilaian, pengertian terhadap hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.

HUBUNGAN ETIKA DAN BUDAYA
Etika pada dasarnya adalah standar atau moral yang menyangkut benar-salah, baik-buruk. Dalam kerangka konsep etika bisnis terdapat pengertian tentang etika perusahaan, etika kerja, dan etika perorangan, yang menyangkut hubungan-hubungan sosial antara perusahaan, karyawan dan lingkungannya. Etika perusahaan menyangkut hubungan perusahaan dan karyawan sebagai satu kesatuan dengan lingkungannya (misalnya dengan perusahaan lain atau masyarakat setempat), etika kerja terkait antara perusahaan dengan karyawannya, dan etika perorangan mengatur hubungan antar karyawan.

PENGARUH ETIKA TERHADAP BUDAYA
Etika seseorang dan etika bisnis adalah satu kasatuan yang terintegrasi sehingga tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya, keduanya saling melengkapi dalam mempengaruhi perilaku antar individu maupun kelompok, yang kemudian menjadi perilaku organisasi yang akan berpengaruh terhadap budaya perusahaan.  Jika etika menjadi nilai dan keyakinan yang terinternalisasi dalam budayau perusahaan, maka akan berpotensi menjadi dasar kekuatan perusahaan dan akhirnya akan berpotensi menjadi stimulus dalam peningkatan kinerja karyawan.
Terdapat pengaruh yang signifikan antara etika seseorang dariu tingkatan manajer terhadap tingkah laku etis dalam pengambilan keputusan.  Kemampuan seorang profesional untuk dapat mengerti dan pekau terhadap adanya masalah etika dalam profesinya sangat dipengaruhi oleh lingkungan, sosial budaya, dan masyarakat dimana dia berada.  Budaya perusahaan memberikan sumbangan yang sangat berartiu terhadap perilaku etis. Perusahaan akan menjadi lebih baik jika mereka membudayakan etika dalam lingkungan perusahaannya.

KENDALA DALAM MEWUJUDKAN KINERJA BISNIS YANG ETIS
Mentalitas para pelaku bisnis, terutama top management yang secara moral rendah, sehingga berdampak pada seluruh kinerja Bisnis. Perilaku perusahaan yang etis biasanya banyak bergantung pada kinerja top management, karena kepatuhan pada aturan itu berjenjang dari mulai atas ke tingkat bawah. Kendala dalam Mewujudkan Kinerja Bisnis yang Etis, yaitu :
1.   Faktor budaya masyarakat yang cenderung memandang pekerjaan bisnis sebagai profesi yang penuh dengan tipu muslihat dan keserakahan serta bekerja mencari untung.
2.      Faktor sistem politik dan sistem kekuasaan yang diterapkan oleh penguasa sehingga menciptakan sistem ekonomi yang jauh dari nilai-nilai moral. Hal ini dapat terlihat dalam bentuk KKN.


Senin, 10 Oktober 2016

Multimedia Etika Bisnis

Nama : Rayina Widaningsih
NPM : 17213339
Kelas : 4EA27
Kelompok : 4

Multimedia Etika Bisnis
Pada awalnya multimedia hanya mencakup media yang menjadi konsumsi indra penglihatan (gambar diam, teks, gambar gerak video, dan gambar gerak rekaan/animasi), dan konsumsi indra pendengaran (suara). Dalam perkembangannya multimedia mencakup juga kinetik (gerak) dan bau yang merupakan konsupsi indra penciuman. Multimedia mulai memasukkan unsur kinetik sejak diaplikasikan pada pertunjukan film 3 dimensi yang digabungkan dengan gerakan pada kursi tempat duduk penonton. Kinetik dan film 3 dimensi membangkitkan sense realistis.

Pengertian multimedia  ialah penyampaian suatu berita yang meyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi, dan video sama dengan apa yang biasa kita sebut dengan media cetak, media elektronik, dan media online.yang menggunakan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna bisa mengetahui  apa yang ditampilkan dalam multimedia tersebut ( biasanya multimedia sering digunakan dalam dunia hiburan ). Multimedia dimanfaatkan juga dalam dunia pendidikan dan bisnis. Di dunia pendidikan, multimedia digunakan sebagai media pengajaran, baik dalam kelas maupun secara sendiri-sendiri. Di dunia bisnis, multimedia digunakan sebagai media profil perusahaan, profil produk, bahkan sebagai media kios informasi dan pelatihan dalam sistem e-learning.

Elemen-elemen dari multimedia biasanya digabung menjadi satu menggunakan Authoring Tools. Perangkat ini memiliki kemampuan untuk mengedit teks dan gambar, juga dilengkapi dengan kemampuan berinteraksi dengan Video Disc Player (VCD), Video Tape Player dan alat-alat lain yang berhubungan dengan project. Suara atau video yang telah diedit akan dimasukkan ke dalam Authoring System untuk dimainkan kembali. Jumlah bagian yang dimainkan ulang dan dipresentasikan disebut Human Interface. Sedangkan perangkat keras dan perangkat lunak yang menentukan apa yang akan terjadi dalam suatu project disebut Multimedia Platform atau Environment.

Salah satu cara pemasaran yang efektif adalah melalui multimedia. Bisnis multimedia berperan penting dalam menyebarkan informasi, karena multimedia is the using of media variety to fulfill commu­nications goals. Elemen dari multimedia terdiri dari teks, graph, audio, video, and animation. Bicara mengenai bisnis multimedia, tidak bisa lepas dari stasiun TV, koran, majalah, buku, radio, internet provider, event organizer, advertising agency, dll. Multimedia memegang peranan penting dalam penyebaran informasi produk salah satunya dapat terlihat dari iklan-iklan yang menjual satu kebiasaan/produk yang nantinya akan menjadi satu kebiasaan populer. Sebagai  saluran komunikasi, media berperan efektif sebagai pembentuk sirat konsumerisme.

Etika berbisnis dalam multimedia didasarkan pada pertimbangan:
1. Akuntabilitas perusahaan, di dalamnya termasuk corporate governance, kebijakan keputusan, manajemen keuangan, produk dan pemasaran serta kode etik.
2. Tanggung jawab sosial, yang merujuk pada peranan bisnis dalam lingkungannya,   pemerintah   lokal   dan   nasional,   dan   kondisi   bagi pekerja.
3. Hak dan kepentingan stakeholder, yang ditujukan pada mereka yang memiliki andil dalam perusahaan, termasuk pemegang saham, owners, para eksekutif, pelanggan, supplier dan pesaing.
4. Etika dalam berbisnis tidak dapat diabaikan, sehingga pelaku bisnis khususnya multimedia, dalam hal ini perlu merumuskan kode etik yang harus disepakati oleh stakeholder, termasuk di dalamnya production house, stasiun TV, radio, penerbit buku, media masa, internet provider, event organizer, advertising agency, dll.
Hal lain yang bisa dilakukan oleh pemerintah pusat dengan mencoba untuk memandu pembentukan kultur melalui kurikulum pendidikan, perayaan liburannasional, dan mengendalikan dengan seksama media masa, organisasi sosial dan tata ruang kota.
Media masapun sangat berperan penting dalam hal ini, karena merekalah yang menginformasikan kepada masyarakat, merekalah yang bisa membentuk opini baik ataupun buruk dari masyarakat, hendaknya media menjadi sarana untuk menghibur, sumber informasi dan edukasi bagi masyarakat.


Manfaat Multimedia Etika Bisnis
 1.Di Bidang Pendidikan
Berikut ini adalah kelebihan-kelebihan yang dimiliki teknologi multimedia untuk menjadi alat bantu pilihan bagi kegiatan belajar-mengajar:
a. Multimedia membuat pelajar mengerti isi pelajaran
b. Multimedia membuat siswa mengingat dengan mudah tentang isi pelajaran
c. Multimedia menyampaikan isi pelajaran dengan canggih dan berkesan
d. Multimedia mampu menjadi sumber pengetahuan
e. Multimedia mampu mencari hubungan antara satu ilmu dengan ilmu lain
f. Multimedia mampu menunjukkan dunia sekitar yang kaya dengan ilmu pengetahuan
g. Multimedia kaya dengan berbagai aktivitas pembelajaran
h. Multimedia mampu menghibur selama proses pembelajaran
i. Multimedia membuat terjadinya interakti antara siswa dengan teknologi terkini
j. Multimedia memberi peluang kepada guru untuk mengubah kaidah pengajaran
k. Multimedia membuat proses belajar dan mengajar menjadi lebih menyenangkan
l. Multimedia memudahkan pembelajaran yang berpusatkan pada siswa karena siswa diberi kebebasan memilih bahan pembelajaran sendiri dan belajar pada kadar yang sesuai dengan diri sendiri

Multimedia dalam pembelajaran 
•   System pembelajaran lebih inovatif dan interaktif
•   Mampu menimbulkan rasa senang selama PMB berlangsung sehingga akan menambah motivasi 
•  Mampu menvisualisasikan materi yang abstrak

Aplikai multimedia, dalam aplikasi multimedia ada beberapa aplikasi yang dapat kita gunakan antara lain :
1. Aplikasi dalam bidang pengembangan SDM 
•   Dalam bidang SDM multimedia merupakan media pelatihan yang cukup baik dan menarik.
•   Dikenal dengan istilah computer based traning ( CBT ) dan internet based traning ( IBT )
2. Aplikasi dalam bidang produksi
•  Film,televisi,radio dan music melibatkan peralatan multimedia
•  Untuk memnbuat atau merekayasa suatu rancangan mobil,pesawat terbang dan bangunan
3. Aplikasi daalam bidang pelayanan keuangan
• Keuangan personal,pajak,perencanaan keuangan sumber pinjaman dan perbankan
•  Smart-money.com ( keungan personal, pengelolaan keuangan , pendidikan, manajeman hutang, perawatan kesehatan, perencanaan rumah, asuransi, proses infestasi.  

Sumber :